Gaya hidup sehat untuk mencegah Covid

sudah ada 78.572 orang positif terinfeksi virus corona. Menteri Transportasi Indonesia Budi Karya Sumadi adalah salah satu dari 78.572 orang positif untuk COVID-19. Jumlah orang yang terkena pandemi telah meningkat pesat sejak 2 minggu yang lalu, tepatnya pada 2 Maret, ketika Presiden Jokowi secara resmi mengumumkan kasus korona pertama di Indonesia.

Penyebab pandemi ini adalah virus korona atau sindrom pernafasan akut yang parah coronavirus 2 (SARS-CoV-2), sedangkan penyakit yang disebabkan oleh virus ini disebut COVID-19. Virus ini dapat menyebabkan infeksi pernapasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga dapat menyebabkan infeksi pernapasan serius, seperti infeksi paru-paru (pneumonia). Penyebaran virus ini dapat terjadi karena beberapa faktor seperti menghirup percikan yang membentuk kontak fisik yang erat dengan pasien dan memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dahulu setelah menyentuh benda yang terkena air liur pasien.

Jadi bagaimana kita bisa mencegah penyebaran virus korona ini? Berikut adalah cara-cara kita dapat mencegah penyebaran virus korona:

  1. Sering-seringlah mencuci tangan
    Cuci tangan Anda secara teratur dengan pembersih tangan berbasis alkohol atau cuci dengan sabun selama sekitar 20 detik untuk membunuh virus di tangan Anda.
  2. Jarak sosial
    Pertahankan jarak minimal 1 meter antara Anda dan siapa saja yang batuk dan bersin. Hindari menggunakan transportasi umum, pergi ke tempat-tempat ramai, dan bertemu dengan teman-teman. Tetap aktif di rumah sebanyak mungkin.
  3. Hindari menyentuh wajah seperti mata, hidung dan mulut
    Tangan selalu menyentuh berbagai benda dan dapat terkontaminasi oleh virus. Tangan yang terkontaminasi dapat menyebarkan virus ke mata, hidung dan mulut. Akhirnya, virus bisa masuk ke dalam tubuh.
  4. Pertahankan pernapasan bersih
    Kebersihan napas ini berarti menutupi mulut dan hidung Anda dengan siku atau jaringan ketika batuk atau bersin, dan kemudian segera mengeluarkan jaringan.

Ini tidak hanya mencegahnya dari luar tubuh, tetapi kita juga dapat mencegah penyebaran mahkota dari dalam tubuh melalui peningkatan daya tahan. Untuk mencegah COVID-19, pertahanan tubuh yang optimal diperlukan. Makan makanan sehat dan bergizi memberi kita nutrisi untuk meningkatkan daya tahan. Peran nutrisi dan sumber makanan adalah:

  1. Vitamin A berfungsi menjaga kesehatan mata. Makanan yang mengandung vitamin A seperti minyak ikan, hati ayam dan wortel.
  2. Vitamin B6 untuk membantu tubuh menggunakan dan mengubah simpanan gula menjadi energi dan membantu dalam produksi sel darah merah. Makanan yang mengandung vitamin B6 seperti tuna, salmon, pisang.
  3. Vitamin D digunakan untuk membantu menyerap kalsium untuk pertumbuhan tulang, terutama pada anak-anak. Selain itu, vitamin ini juga membantu sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi. Makanan yang mengandung vitamin D seperti mackerel, salmon, kuning telur.
  4. Seng berperan dalam sintesis DNA, pertumbuhan dan perkembangan sel dan meningkatkan sistem pertahanan tubuh. Makanan yang mengandung mineral seng seperti tiram, kepiting, dan daging sapi.
  5. Selenium berperan dalam sistem kekebalan tubuh, metabolisme hormon tiroid, sintesis DNA dan melawan kerusakan oksidatif yang memicu penyakit. Makanan yang mengandung selenium seperti nasi, daging organ, daging dan susu.

Virus korona telah menjadi pandemi yang menakutkan bagi dunia. Penyebaran virus korona yang tidak terkendali semakin meningkatkan jumlah orang yang terkena dampak. Mulai sekarang, kita harus serius dalam memerangi mahkota dan mencegah penyebarannya sehingga virus ini dapat dengan cepat dikalahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*